Selamat Datang di Website Resmi Pencak Silat NU Pagar Nusa Cabang Tuban "Jadilah Pesilat Berkarakter Santri, Menjaga NKRI dan Membela Kiai"

Minggu, 07 April 2019

Ikuti Workshop, Pagar Nusa Tuban Berharap Kerjasama Setiap Elemen Kesenian dapat Terjalin

TUBAN – Seni pencak silat Tuban kembali
bergairah, pasalnya pada hari ini minggu [7/4/2019] Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa Timur mengadakan Workshop seni pergaulan yang mensandingkan kesenian asli dari Kab. Tuban yakni Tayub dengan Seni pencak silat. Dalam kesempatan tersebut Kepala Disparbudpora Kab. Tuban menyampaikan bahwa Kesenian Tayub adalah kesenian yang tidak asing dikalangan  warga Tuban begitu pula Pencak Silat.


“Ini yang harus kita gali, pencak silat dan Tayub adalah sama-sama kesenian yang membutuhkan wirasa juga ada unsur musik sebagai nyawa untuk mengiringi gerakan silat” ucap Kabid Kebudayaan Prov. Jatim dalam sambutannya saat membuka acara.

Workshop ini sendiri dibagi menjadi dua sesi, pada sesi pertama disampaikan oleh Dra. Yayuk Patmi Rahayu tentang Seni pencak silat Festifal dan pada sesi kedua disampaikan oleh R. Djoko Prakosa tentang Tradisi Tayuban dalam Tatanan Masyarakat Agraris.

“Seni silat dan kesenian Tayub bisa berpadu terutama pada seni silat festival, apalagi ada suport dari bidang kebudayaan kita harus gali dan kita maksimalkan ini” papar Bu Yayuk sapaan akrab perempuan yang merupakan Atlit pertama Jatim yang pernah berlaga di kejuaraan dunia ini. Selain itu beliau juga merupakan sekretaris Paguyuban 10 perguruan Silat Historis dan penggagas diadakannya event-event kejuaraan silat seni festival termasuk Kejuaraan Dunia yang baru beberapa hari selesei digelar di Padepokan TMII, Jakarta.

Perlu diketahui bahwa kegiatan yang diadakan di Fave Hotel dan Kayu Manis Resto ini dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh beberapa unsur yakni 18 perwakilan dari perguruan silat yang ada di Kab. Tuban, beberapa sinden, waranggono dan pengrawit yang datang juga mewakili sanggar/paguyuban masing-masing.

Sementara itu pada sesi tanya jawab, dari perwakilan Pagar Nusa Tuban menyapaikan sebuah harapan tentang adanya event kejuaraan festival yang harusnya bisa diadakan dikabupaten Tuban, mengingat adanya kesenian Tayub yang begitu luar biasa pelestariannya di Kab. Tuban ini.

“Kita berharap semoga kedepan ada jalinan kerjasama antara Ipsi yang mewakili perguruan silat, Disparbudpora selaku penyedia anggaran dan Kesenian Tayub yang pada hal ini diharapkan mampu memberikan warna seni dibidang musik pada saat kegiatan seni festival yang di harapkan tersebut” ujar Kang Udin, sapaan akrab sekretaris cabang Pagar Nusa Tuban asal Bangilan ini disela-sela sesi dari beberapa tanggapan yang disampaikan.

Peningkatan sumber daya manusia juga disinggung oleh Pemuda beranak satu ini, karena tentu kita sebagai pesilat butuh pelatihan mengenai teknis pelaksanaan dan juga sistem penilaian untuk kejuaraan sistem festival tersebut, karena pasti berbeda dengan tehnis penilaian kejuaraan kategori tanding, tunggal, ganda dan regu yang sudah biasa dipertandingkan di Kab. Tuban. [adm]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar